jump to navigation

Angka 21 dan Ilmu Genetika September 17, 2011

Posted by kapulu in umum.
trackback

A. Umum

Setiap Makhluk hidup mulai dari makhluk yang paling sederhana sampai makhluk tingkat tinggi memiliki apa yang dinamakan sel. Sel merupakan unit terkecil dalam tubuh makhluk hidup. Struktur sel memiliki bagian-bagian diantaranya yaitu : mitokondria, ribosom dan inti sel.

Dalam inti sel atau nukleus terdapat gen, apabila terjadi pembuahan atau pembelahan sel terdapat apa yang dinamakan kromosom, dalam kromosom terdapat untaian DNA yang memiliki empat molekul,yaitu A (Adenin),T (Timin),C (Cytosin) dan G (Guanin). Ke empat molekul membentuk 2 pasang untaian yaitu A-T dan C-G. Ke-empat molekul ini di bentuk oleh unsur Nitrogen , fosfat dan Gula.

Jika ke-empat molekul A-T-C-G diterjemahkan dalam bahasa matematika, akan kita dapat persamaan aljabar yaitu dengan ketentuan nilai setiap huruf disesuaikan dengan nomor urut abjad;
A=1, T= 20; C= 3; G =7. Sehingga membentuk persamaan aljabar seperti terlihat di bawah ini.
A + T = C x G
1 + 20 = 3 x 7
21 = 21
Hasil penjumlahan persamaan aljabar terhadap pasangan molekul DNA nilainya 21. Kesesuaian nilai 21 dengan nilai numerik pada Al Qur’an dihubungkan dengan masalah genetika terdapat pada Juz 21. Pada Juz 21 terdapat tiga surah:

Al Ankabut (laba-laba) dari ayat 45 s/d 69 mewakili mahluk hewan
Ar- Rum (Bangsa Rumawi) dari ayat 1 s/d 60 mewakili Ras/suku bangsa
Lukman dari ayat 1 s/d ayat 34  mewakili manusia

B. DNA pembawa Informasi genetika

Sel dalam tubuh makhluk hidup memiliki fungsi sebagai pengatur dan perkembangan kelangsungan hidup kita. Dan sel memiliki system kerja yang dikendalikan oleh gen DNA yang memiliki sekumpulan informasi dan perintah yang “terprogram”. Perubahan fisik saat kita akil balig, kapan rambut kita menjadi uban, kapan pertumbuhan badan kita terhenti, kapan seorang wanita akan mengalami haid dan kapan berhenti masa haid atau monopaus. Kesemuanya ini diatur oleh perintah dan Informasi DNA. Jika terjadi kesalahan informasi dan perintah DNA, maka akibatnya akan fatal, bagian tubuh akan mengalami cacat atau mengalami pertumbuhan abnormal. Misalnya, bayi yang lahir dalam keadaan cacat dan timbulnya penyakit kanker.
Menurut para ahli genetika, kulit kita dikendalikan oleh 2.559 gen, bagian otak dikendalikan 29.930 gen, organ mata sebanyak 1.794 gen, Kelenjar ludah sebanyak 186 gen, jaringan otot kerangka berjumlah 1.911 gen dan sel-sel darah sebanyak 22.902 gen. Masing-masing bagian tubuh ini bekerja secara rumit, kompleks dan terkordinasi.

perhatikan ayat ini:
Surah Fushilat :21
Dan mereka berkata kepada kulit mereka: “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” kulit mereka menjawab: “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan.”

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: